Hakim Bao Qingtian (包青天)



Jika anda pengemar kisah klasik dari negeri Tiongkok, pasti tidak asing lagi dengan nama Bao Gung/ Bao Qingtian. Sepak terjang Bao dalam menegakkan keadilan, kejujuran, serta kesetiaan terhadap rakyat dan negara menjadi poin penting dalam setiap kisah yang melegenda.

Bao yang lahir pada tahun 999 pada masa pemerintahan Dinasti Song merupakan seorang hakim dan negarawan yang jujur dan bersih. Konon, karena bersih dan jujur inilah Bao dijuluki Bao Qing/青=hijau) Tian/天=langit).

Semasa 30 tahun Bao menjabat sebagai hakim, lebih dari 30 pejabat tinggi istana dan daerah yang dihukum atas tuduhan korupsi, kolusi, dan kesalahan lainnya. Dalam menjalani jabatannya, Bao sangat berpegang teguh pada prinsipnya dan menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan. Bao juga tidak segan-segan untuk menghukum siapapun yang terbukti bersalah tanpa memandang bulu. Bahkan pejabat tinggi istana, menteri, dan kerabat kerajaan sekalipun dihukum jika melanggar peraturan.



Dalam sebuah kisah, Bao pernah dihadiahkan oleh kaisar tiga buah guilotine (alat penggal). Masing-masing guilotine memiliki fungsi tersendiri sesuai dengan bentuknya.Guilotine kepala anjing, untuk menghukum rakyat jelata. Guilotine kepala harimau untuk menghukum pejabat, dan guilotine kepala naga untuk menghukum bangsawan.

Bao meninggal pada tahun 1062, di usia 63 dan dimakamkan di kampung halaman dia di Heifei. Dan di kota itu pula dibangun kuil untuk mengenangnya.

Bao semasa hidupnya merupakan salah satu pilar penting Kerajaan Song dalam usaha membasmi pejabat yang semena-mena, korup, kriminal, serta ketidakadilan.
Mungkin sekarang saatnya Indonesia juga harus memiliki seorang Justice Bao untuk menangani masalah korupsi yang sangat parah di negara ini. Atau paling tidak dapat menginspirasi KPK untuk mengungkap kasus- kasusnya tanpa pandang bulu....




0 komentar: